Danrem 083/Baladhika Jaya Tutup Latihan Pencak Silat Militer, Tegaskan Pentingnya Karakter Prajurit
Malang — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir, secara resmi menutup Latihan Pencak Silat Militer (PSM) Terpusat Satuan Jajaran Korem 083/Bdj Tahun 2025 di Makorem 083/Bdj, Senin (15/12/2025). Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian latihan yang berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat.
Dalam sambutannya, Danrem menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar kemampuan beladiri, melainkan fondasi pembentukan karakter dan profesionalisme prajurit TNI AD. Menurutnya, penguasaan beladiri menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok di lapangan.
“Beladiri militer, khususnya pencak silat, adalah keterampilan dasar yang wajib dimiliki prajurit. Di dalamnya tertanam nilai disiplin, ketangguhan mental, dan karakter keprajuritan,” ujar Kolonel Inf Kohir.
Danrem juga menekankan nilai strategis pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang harus dijaga dan dikembangkan di lingkungan TNI. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pencak silat diyakini mampu membentuk prajurit yang berprestasi sekaligus berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan.
Selama pelaksanaan latihan, terlihat peningkatan kemampuan fisik, mental, serta sikap disiplin dan loyalitas prajurit. Hal ini, menurut Danrem, menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang dijalankan secara terarah.
Ia berharap hasil latihan tidak berhenti pada kegiatan terpusat semata, tetapi terus dikembangkan secara mandiri dalam kehidupan keprajuritan sehari-hari.
Penutupan latihan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Korem 083/Baladhika Jaya dalam menyiapkan prajurit yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan.(Penrem083)
