Rembuk Stunting Desa Mulyorejo, TNI dan Warga Lawang Bersinergi Tekan Angka Stunting

 


Malang - Upaya percepatan penurunan angka stunting terus digencarkan di wilayah Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Salah satunya melalui kegiatan Rembuk Stunting Desa Mulyorejo Tahun 2026 yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur terkait. (04/2026) 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Danramil 0818/27 Lawang Kapten Cke Kacung bersama Muspika Lawang, perangkat desa, tenaga kesehatan, serta elemen masyarakat Desa Mulyorejo. Rembuk stunting ini menjadi forum penting untuk menyatukan komitmen dan langkah strategis dalam mencegah serta menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.


Dalam kesempatan tersebut, Kapten Cke Kacung menegaskan bahwa peran aktif semua pihak sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan stunting. Menurutnya, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa.


“Melalui rembuk stunting ini, kita harapkan muncul kesepahaman bersama serta langkah konkret yang dapat dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari tingkat keluarga hingga desa,” ujarnya.


Rembuk stunting juga membahas berbagai faktor penyebab stunting, seperti kurangnya asupan gizi, pola asuh anak, serta sanitasi lingkungan yang belum optimal. Selain itu, disusun pula rencana aksi desa yang melibatkan kader kesehatan, posyandu, serta dukungan lintas sektor.


Suasana kegiatan berlangsung penuh kebersamaan dan kepedulian. Para peserta aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait penanganan stunting di lingkungan masing-masing. Hal ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal.


Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Mulyorejo mampu menjadi contoh dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Lawang. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. (*)

Tidak ada komentar: