Hangat dan Penuh Kepedulian, Satgas TMMD Kodim 1602/Ende Berbagi Tali Asih kepada Warga


ENDE – Wujud kepedulian dan kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1602/Ende melalui kegiatan pemberian tali asih kepada warga di Desa Fataatu Timur dan Desa Aelipo, Kecamatan Wewaria, Kabupaten Ende, Kamis (21/5/2026).


Kegiatan pemberian tali asih tersebut dilaksanakan usai upacara penutupan TMMD ke-128 dan dipimpin langsung oleh Kasrem 161/Wirasakti Kolonel Inf Albertus Yostina David didampingi Dandim 1602/Ende Letkol Inf Dwi Harry Wibowo, S.E., M.M., S.I.P., serta sejumlah pejabat TNI-Polri dan pemerintah daerah.


Bantuan sosial diberikan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat sebagai bentuk perhatian TNI terhadap kebutuhan warga sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat di wilayah sasaran TMMD.


Kasrem 161/Wirasakti dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan tali asih merupakan bagian dari semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan program TMMD.


“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.


Masyarakat penerima bantuan tampak antusias dan menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan Satgas TMMD. Kehadiran prajurit TNI selama pelaksanaan TMMD dinilai telah memberikan banyak manfaat bagi warga, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.


Selain pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya, Satgas TMMD Kodim 1602/Ende juga aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial, komunikasi dengan warga, hingga membantu aktivitas masyarakat sehari-hari selama program berlangsung.


Kegiatan pemberian tali asih tersebut menjadi salah satu momen penuh kehangatan dalam penutupan TMMD ke-128 di wilayah Kodim 1602/Ende, sekaligus menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir dan membantu masyarakat di daerah.


(Pendim 1602/Ende)

Tidak ada komentar: