Tim Itjenad Reviu Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Sumberpucung
MALANG - Keamanan dan ketahanan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan fasilitas publik oleh TNI AD. Guna memastikan hal tersebut, Tim Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka Reviu dan Pengawasan Lapangan Satgas Jembatan Tahap I Termin 1 di Wilayah Non Bencana, Kamis (07/05).
Kegiatan pengawasan ini berfokus pada Jembatan Perintis Garuda yang terletak di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Kehadiran tim verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa progres pembangunan fisik jembatan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan tersebut, Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, diwakili oleh Kepala Staf Kodim 0818 Mayor Czi Sultoni, yang setia mendampingi jalannya peninjauan lapangan dari awal hingga selesai. Selain itu bapak Anom Suroso dari Virtual Rescue Indonesia (VRI) juga ikut mendampingi kegiatan ini serta pejabat terkait dan warga sekitar.
Ketua Tim Itjenad, Kolonel Czi I Gusti Nyoman S. (Irut 1/Ada LN Itada Itben Itjenad) Bersama tim rombongan, turun langsung melihat detail konstruksi Jembatan Perintis Garuda. Menurutnya, pengawasan ini merupakan bagian dari akuntabilitas program kerja Satgas Jembatan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat.
"Reviu ini sangat penting untuk memastikan setiap tahap pembangunan, mulai dari administrasi hingga material di lapangan, telah memenuhi prosedur. Kita ingin memastikan jembatan ini kokoh dan aman bagi warga," ujar perwakilan tim Itjenad di sela-sela peninjauan.
Sementara itu, Kasdim 0818 Mayor Czi Sultoni menyampaikan bahwa Jembatan Perintis Garuda memiliki peran strategis dalam menghubungkan konektivitas antarwilayah yakni antara Kecamatan Sumberpucung dengan Kecamatan Kepanjen. Dengan adanya jembatan ini, akses ekonomi dan sosial warga diharapkan akan semakin lancar.
Kunjungan lapangan ini berlangsung dengan tertib dan detail, mencakup pengecekan struktur pilar, lantai jembatan, hingga aspek keamanan di sekitar lokasi proyek. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi "nadi" baru bagi pertumbuhan ekonomi desa-desa di wilayah Kabupaten Malang. (*)


Tidak ada komentar: