TMMD Ke-128 Lombok Timur Ditutup Danrem, Sinergi dan Dukungan Anggaran Pemda Terus Diperkuat
LOMBOK TIMUR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Paok Lombok Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur resmi ditutup oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief di Lapangan Umum Suralaga, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan penutupan tersebut turut dihadiri Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Komandan Kodim 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson selaku Dansatgas TMMD ke-128.
Penutupan program TMMD berlangsung khidmat dan menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah dilaksanakan selama 30 hari, terhitung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa serta memperkuat semangat gotong royong.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan Pemerintah Daerah akan tetap mendukung pelaksanaan program TMMD pada tahun-tahun mendatang, termasuk dari sisi penganggaran melalui APBD. Menurutnya, sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah harus terus dijaga demi mendukung pembangunan masyarakat pedesaan.
“Insyaallah tahun depan juga kita akan tetap lakukan, artinya seperti saran dari pihak Pangdam anggaran dari APBD juga tetap kita akan alokasikan. Agar kemanunggalan antara TNI dan masyarakat atau semangat gotong royong bisa tetap terjalin dengan baik,” ungkap H. Haerul Warisin kepada sejumlah awak media usai kegiatan penutupan.
Ia juga menyampaikan tingginya antusiasme desa-desa di Lombok Timur yang menginginkan program TMMD menjadi perhatian Pemerintah Daerah. Karena itu, pihaknya akan melakukan seleksi terhadap desa yang benar-benar layak menjadi sasaran program sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
“Kita akan lihat nanti desa mana saja yang benar-benar layak mendapatkan program ini dan kita akan sesuaikan dengan porsi anggaran yang ada,” imbuhnya.
Sementara itu, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan TMMD ke-128 yang dinilai berjalan lancar berkat kolaborasi seluruh pihak. Ia mengapresiasi dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terhadap seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan.
“Alhamdulillah Program TMMD ke-128 sudah berhasil dan selesai kita kerjakan kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur yang sudah mendukung penuh kegiatan ini,” ujar Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief.
Ia menegaskan bahwa seluruh hasil pembangunan dari program TMMD akan kembali dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu, ia berharap seluruh fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun dapat dijaga dan dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Program ini akan kembali ke masyarakat, masyarakatlah yang akan menikmati manfaatnya. Harapannya, apa yang sudah dibangun atau dikerjakan ini bisa dirawat dan dipelihara. Syukurlah sekarang hasil pertanian masyarakat bisa dibawa dengan mudah,” katanya.
Danrem juga mengungkapkan dampak positif dari pembukaan akses jalan yang dilakukan melalui program TMMD. Menurutnya, infrastruktur jalan yang semakin baik telah membuka akses ekonomi masyarakat dan meningkatkan nilai lahan di wilayah tersebut.
“Jalan juga sudah mulai dibuka, kemarin saya sudah meninjau luar biasa dampaknya. Harga tanah pada lokasi yang kita buka jalan sebelumnya murah sekarang jadi naik atau mahal bahkan mungkin warga sudah tidak mau menjual tanahnya karena akses jalan sudah baik,” lanjutnya.
Terkait banyaknya desa yang mengusulkan program TMMD, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan pelaksanaan program akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan kelayakan desa sasaran.
Sebelumnya, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson dalam laporannya menyampaikan sebanyak 150 personel yang tergabung dalam Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait diterjunkan untuk menyukseskan TMMD ke-128.
Selain pembangunan fisik, kegiatan juga meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, sosialisasi rekrutmen TNI, bahaya narkoba, penanggulangan bencana, edukasi stunting dan keluarga berencana, penanaman 1.000 pohon, hingga layanan pengobatan gratis bagi masyarakat.
Program TMMD ke-128 tersebut didukung melalui pendanaan kolaboratif yang bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Tahun 2026 dan anggaran Mabes TNI. **?


Tidak ada komentar: