Pengecoran Fondasi Jembatan Gantung Jadi Fokus Kegiatan Bhakti TNI AD di Alor


NTT—ALOR Pelaksanaan Program Bhakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Alor terus berjalan. Pada Rabu (10/06/2026), kegiatan pembangunan jembatan gantung dilaksanakan di Mainang, Desa Welai Selatan, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor. Pembangunan jembatan ini merupakan salah satu program unggulan Bhakti TNI AD yang bertujuan meningkatkan konektivitas dan mempermudah akses masyarakat.


Jembatan gantung yang dibangun akan memiliki panjang 30 meter dan lebar 1,5 meter. Keberadaan jembatan tersebut nantinya akan menjadi sarana penghubung antara Desa Welai Selatan dan Desa Tominuku, sehingga dapat memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial warga di kedua desa.


Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, pekerjaan yang dilakukan meliputi pengecoran fondasi jembatan serta penimbunan material pada badan jalan jembatan. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembangunan guna memastikan konstruksi jembatan memiliki kekuatan dan daya tahan yang baik untuk digunakan dalam jangka panjang.


Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kapten Inf Semuel Ulle selaku Koordinator Pembangunan Jembatan Gantung, para tukang jembatan, masyarakat setempat, serta Babinsa Desa Welai Selatan. Kehadiran masyarakat dalam setiap tahapan pekerjaan menunjukkan semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan program Bhakti TNI AD untuk Rakyat.


Sementara itu, Dandim 1622/Alor Letkol Czi Arya Darma, S.T. menyampaikan apresiasinya atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh personel TNI AD dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, sinergi yang terjalin menjadi kunci keberhasilan program, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor.


(Pendim1622/Alor)

Tidak ada komentar: