Api Telah Padam, Kewaspadaan Tak Surut: Satgas Karhutla TNBTS Terus Bergerak
PASURUAN – Penanganan Karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari ke-12 dengan perkembangan positif. Hasil pemantauan pagi tidak menemukan titik api (firespot), namun Satgas Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj masih mendapati delapan hotspot yang harus segera ditangani melalui pendinginan dan pembasahan.
Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan selaku Dansektor Penanganan Karhutla Wilayah Korem 083/Bdj mengatakan delapan hotspot tersebut tersebar di dua wilayah. Dua titik berada di sekitar Seruni Point wilayah Probolinggo, sementara enam titik lainnya berada di wilayah Pasuruan. Seluruhnya menjadi fokus pemantauan dan penanganan Satgas agar tidak berkembang menjadi titik api baru.
Upaya penanganan dilakukan secara terpadu melalui patroli darat, pendinginan, pembersihan serta pemantauan udara. Dukungan water bombing juga disiapkan sebanyak enam sorti apabila kondisi cuaca memungkinkan, dengan dukungan helikopter BNPB. Pada hari sebelumnya, operasi udara telah dilaksanakan enam sorti dengan total 25 run.
Hingga hari ke-12, luasan kawasan yang terdampak Karhutla tercatat sekitar 1.120,2 hektare. Dansektor menegaskan, nihilnya firespot bukan berarti operasi dihentikan. Personel tetap disiagakan untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Selain pemadaman, Satgas juga terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta wisatawan mengenai pencegahan Karhutla. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan TNBTS benar-benar aman sebelum diberikan rekomendasi pembukaan kembali destinasi wisata. Api terkendali, kewaspadaan tetap tinggi. Satgas terus bergerak untuk menjaga hutan dan melindungi masyarakat. :""":

Tidak ada komentar: