TNI Dukung Pelestarian Ekosistem Sungai Sesayap, PT Bangun Jaya Tebar 20.000 Benih Ikan Patin

 



MALINAU – TNI melalui jajaran Kodim 0910/Malinau turut mendukung kegiatan pelestarian lingkungan dan sumber daya perikanan melalui kegiatan restocking ikan yang dilaksanakan PT Bangun Jaya di Tepian Sungai Sesayap, Tubu Cafe, Desa Malinau Kota, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (3/9/2026).


Kegiatan tersebut ditandai dengan penebaran 20.000 ekor benih ikan patin ke Sungai Sesayap sebagai upaya menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus mendukung peningkatan populasi ikan yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kehadiran jajaran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pelestarian lingkungan serta upaya membangun sinergi dengan pemerintah daerah, perusahaan, kelompok nelayan, kepala desa, dan masyarakat dalam menjaga sumber daya alam di wilayah Kabupaten Malinau.


Kegiatan yang dimulai pukul 07.45 WITA tersebut dihadiri sekitar 100 orang, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., MM., MH., Direktur PT Bangun Jaya Mano, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau Dr. Afri ST. Padan, S.P., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dr. Jhon Felix Rundupadang, M.P.H., Ketua DPD KNTI Kabupaten Malinau Siti Aminah, para kelompok nelayan bantaran Sungai Sesayap, para kepala desa, serta tamu undangan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Direktur PT Bangun Jaya. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan restocking merupakan bentuk kepedulian dan komitmen perusahaan terhadap kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan hidup di Kabupaten Malinau.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Bangun Jaya yang telah melaksanakan penebaran 20.000 ekor benih ikan patin.


Menurutnya, kegiatan restocking bukan hanya bertujuan meningkatkan populasi ikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Masyarakat juga diharapkan turut menjaga benih ikan yang telah dilepasliarkan serta menghindari praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.


Dalam kegiatan tersebut, TNI turut mengambil bagian dalam mendukung terciptanya koordinasi dan situasi yang aman serta tertib selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Kehadiran TNI juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


Sinergi tersebut dinilai penting mengingat Sungai Sesayap memiliki peran strategis bagi masyarakat, baik sebagai sumber mata pencaharian, sumber pangan maupun bagian dari ekosistem yang harus dijaga keberlangsungannya.


Sekda Malinau juga berharap kegiatan serupa dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Malinau untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan sesuai dengan bidang masing-masing.


“Tidak harus selalu dalam bentuk benih ikan, tetapi bisa melalui bidang pertanian, perkebunan, hortikultura, membantu nelayan, petani maupun UMKM. Yang penting bagaimana kita bersama-sama membantu masyarakat,” ujarnya.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan 20.000 ekor benih ikan patin ke Sungai Sesayap, ramah tamah, dan penutupan.


Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat terus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap lingkungan serta pemanfaatan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar: