Babinsa Bersama Satgas Gabungan Tangani Karhutla di Empat Titik Desa Tanette, Tiga Hektare Lahan Terbakar


TANAH BUMBU – Babinsa Koramil 1022-02/Kusan Hilir bersama personel gabungan kembali melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda empat titik lahan semak belukar di wilayah RT 01 dan RT 02, Desa Tanette, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu.


Dalam penanganan tersebut, Babinsa Koramil 1022-02/Kusan Hilir, Sertu Syahril, bersama personel Kodim 1022/Tanah Bumbu dan unsur gabungan lainnya turun ke lapangan untuk membantu upaya pemadaman serta mengantisipasi meluasnya api ke area sekitar.


Personel yang terlibat terdiri dari satu orang Babinsa, dua personel Kodim, empat personel Yon TP, delapan personel BPBD, 30 personel pemadam kebakaran dari wilayah Kusan Hilir dan Batulicin, serta lima orang relawan.


Untuk mendukung upaya pemadaman, tim gabungan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran BPBD, satu unit mobil suplai air, satu unit mobil pemadam kebakaran dari Batulicin, serta satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas besar milik Jhonlin yang juga difungsikan untuk menyuplai air.


Berdasarkan laporan sementara, penyebab kebakaran belum diketahui dan tidak ditemukan sumber api secara pasti. Kebakaran ini diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan pascakebakaran pada hari sebelumnya, sementara faktor alam dan kondisi cuaca masih memerlukan kajian lebih lanjut.


Penanganan karhutla di empat titik tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi dan kerja sama lintas instansi dalam menghadapi kebakaran lahan. Keterlibatan TNI, BPBD, petugas pemadam kebakaran, dan relawan menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengendalikan api serta mengurangi risiko dampak yang lebih luas terhadap lingkungan dan masyarakat.


Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu, Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menegaskan bahwa jajaran Kodim melalui Babinsa akan terus mendukung upaya penanggulangan karhutla bersama instansi terkait.


“Penanganan karhutla membutuhkan kesigapan dan sinergi seluruh unsur di lapangan. Kami mengapresiasi kerja sama personel gabungan yang telah berupaya menangani kebakaran di Desa Tanette. Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama ketika kondisi lingkungan rawan terjadi kebakaran,” ujar Dandim.


Dandim juga mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan kepada aparat desa, Babinsa, maupun petugas pemadam kebakaran agar dapat segera ditindaklanjuti.


Melalui sinergi TNI, BPBD, pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat, diharapkan penanganan karhutla di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dapat berjalan optimal. Kewaspadaan dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berulang serta menjaga kelestarian lingkungan.


Dengan meningkatnya kesiapsiagaan dan koordinasi seluruh pihak, upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla diharapkan semakin efektif, khususnya di wilayah Kecamatan Kusan Hilir yang terdampak kebakaran lahan. ::;


Tidak ada komentar: