Hari Kesaktian Pancasila, Dandim 0818 Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Sinergi
Malang - Komando Distrik Militer (Kodim) 0818/Kab. Malang-Batu menegaskan komitmennya dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila. Komandan Kodim (Dandim) 0818/Kab. Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, S.J.P., M.I.P., menghadiri langsung Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, pejabat jajaran Pemkab Malang, unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, serta tokoh masyarakat setempat.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung semangat untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia dari ancaman idiologi lain.
Dandim 0818/Kab. Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, menyampaikan bahwa Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan pengingat pentingnya memperkuat persatuan dan kesatuan nasional di tengah dinamika global.
"Pancasila adalah benteng utama dan pemersatu bangsa Indonesia. Sinergitas antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu sangat krusial dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mempertahankan nilai-nilai Pancasila," ujar Letkol Czi Bayu Nugroho di sela-sela kegiatan.
Sinergitas yang kuat antara Kodim 0818/Kab. Malang-Batu dengan jajaran Forkopimda menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Malang Raya. Kehadiran para pimpinan daerah dalam upacara ini mempertegas komitmen bersama untuk menyatukan langkah demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang.
Rangkaian upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Pendopo Agung Kabupaten Malang ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan revolusi dan keselamatan Bangsa serta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tidak ada komentar: