Polda Papua dan Jajaran Tingkatkan Kegiatan Kepolisian Jelang Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M

 


Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., melalui Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyebutkan tren tindak kriminal menjelang bulan suci Ramadhan cenderung meningkat. 


Polda Papua dan jajaran akan terus meningkatkan patroli untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.


"Menjelang bulan Ramadhan 1447 H/2026 M gangguan Kamtibmas cenderung mengalami peningkatan, tindak kriminal serta balap liat pada setelah Sholat Subuh maupun jelang berbuka puasa serta berbagai bentuk kejahatan jalanan lainnya," kata Kombes Pol Cahyo kepada awak media, Selasa (17/02/2026). 


Kabid Humas mengatakan meningkatnya kejahatan di Papua khususnya di beberapa kota seperti Kota Jayapura ini terjadi karena beberapa alasan, mulai karena mengkonsumsi minuman keras salah satu penyebabnya. Kabid Humas juga menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi kejahatan.


"Kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, antara lain konsumsi minuman keras dan obat-obatan terlarang, provokasi melalui media sosial serta tekanan sosial ekonomi yang meningkat menjelang bulan suci Ramadhan," katanya.


"Kondisi ini tidak dapat ditolerir, karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum dan menurunnya rasa aman di tengah masyarakat," tambahnya.


Untuk itu, Polda Papua rutin menggelar penindakan, termasuk salah satunya Operasi Keselamatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu yang berfokus pada pelanggaran dan kecelakaan serta kendaraan hasil curanmor.


“Kami juga perlu mengingatian kepada ibu-ibu yang ingin menyiapkan makan sahur pada waktu subuh dan waktu berbuka puasa untuk tetap waspada apabila memasak dengan memastikan kompor  dalam keadaan mati apabila ingin ditinggalkan dalam waktu lama,” ungkap Kombes Cahyo.


Kombes Cahyo menambahkan personel yang bertugas akan menjaga daerah rawan kejahatan dan balap liar. Pihaknya sudah memetakan wilayah rawan, termasuk kawasan seperti ring road hingga sepanjang Jembatan Merah dan Pantai Holtekamp.


"Nanti kita akan fokus di wilayah hukum Kota Jayapura, Kab. Jayapura, yang sering, termasuk Kab. Keerom dan Kab. lainnya di Prov. Papua. Itu yang wilayah perbatasan akan kita tempatkan pos pantau dan juga mobile dari patroli gabungan," tuturnya.


Selain itu, polisi akan menjemput bola mendatangi sekolah dan memberikan imbauan agar para siswa tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun perkelahian antar pelajar. Lebih jauh, patroli siber juga digencarkan untuk memastikan Papua tetap aman.


“Kami juga terus meminta personel yang bertugas mengedepankan tindakan humanis tapi tetap tegas dalam bertindak. Dia juga meminta personel bersikap profesional dan proporsional sesuai aturan yang ada,” ujarnya.


"Implementasikan secara terus menerus dengan tetap memberikan senyum, sapa dan salam setiap dalam pelaksanaan tugas," imbuhnya.


Tidak ada komentar: