Sentuhan Akhir Prajurit Kodim 1617/Jembrana: Mengubah Mimpi Jadi Nyata Melalui TMMD ke-127

 


JEMBRANA – Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat Desa Penyaringan semakin membara memasuki pekan-pekan krusial pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 tahun 2026. Hingga Kamis (19/02/2026), kegiatan fisik yang dikomandoi oleh Kodim 1617/Jembrana ini dilaporkan telah mencapai progres signifikan sebesar 85 persen.


Fokus utama kegiatan hari ini tertuju pada program Bedah Rumah Tidak Layak Huni milik Bapak Dewa Putu Dika yang berlokasi di Banjar Yeh Buah. Personel Satgas TMMD bersama warga setempat telah berjibaku melakukan tahap akhir pembangunan guna memastikan hunian tersebut dapat segera ditempati dengan layak.



Setelah berhasil merampungkan struktur bangunan dan atap dalam waktu singkat, tim di lapangan kini mulai mengerjakan bagian interior. Pemasangan keramik lantai menjadi agenda utama hari ini. Langkah ini menandai fase finishing yang akan mengubah wajah rumah Bapak Dewa Putu Dika menjadi hunian yang bersih, sehat, dan nyaman.


"Kami tidak hanya membangun dinding, tapi kami sedang membangun harapan bagi keluarga di sini. Progres 85 persen ini adalah bukti dedikasi seluruh personel yang bekerja dari pagi hingga sore tanpa kenal lelah," ujar salah satu perwakilan Satgas di lapangan.


Kehadiran TMMD ke-127 di Kecamatan Mendoyo ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan simbol kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Masyarakat Desa Penyaringan menyambut antusias setiap jengkal perubahan yang terjadi di desa mereka. Bagi keluarga Dewa Putu Dika, pemasangan keramik hari ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan setelah sekian lama menanti hunian yang representatif.


Melihat ritme kerja yang konsisten, Satgas TMMD optimistis seluruh pengerjaan akan tuntas tepat waktu sebelum penutupan program. Dengan sisa 15 persen pekerjaan yang meliputi pembersihan area dan pengecatan akhir, wajah baru Desa Penyaringan diprediksi akan segera siap diresmikan. (*)

Tidak ada komentar: